Hari ini entah hari keberapa sejak ku menganggap dirimu istimewa, dan entah hari keberapa semenjak engkau memilih tak akan memberi hatimu lagi.
Ya,entah apa yang membuat aku berfikir kalau kamu itu istimewa, dan entatah apa yang membuat aku masih bertahan. Segala sakit kini sudah menjadi biasa.
hari ini aku menanyakan hal yang sama, apakah kau mencariku? apakah kau melihatku? apakah kau memikirkanku? semua pertanyaan yang sama, yang rata-rata orang fikirkan saat mereka jatuh cinta.
tapi apakah benar ini cinta? atau cuma perasaan labil sang siswi sma? atau malah ambisi karna kau seorang yang banyak di kagumi para wanita.
Dan kau tak nampak dalam penglihatanku kini, sekolah yang kecil tak membuat pertemuan menjadi mudah. Tapi, banyak namamu di sekitarku, banyak perbincangan tentang dirimu. Dan itu jelas membuatku sangat cemburu.
Aku hanya bisa menunggu kau on di beberapa media online... dan membalas setiap coment-comentku...
aku harap kau meresponnya..
dan saat kau meresponnya semua senduku pada hari ini hilang karena langit malam tak lagi sepi...
kini sang bintang bisa ku lihat meski tak bisa ku gapai...
karna saat ku ingin menggapaimu, ku teringat...mustahil dan ada ketakutan karna kau telah bersama yang lain kini. Tapi, aku tak bisa memungkiri bahwa aku bahagia saat kau ada.tapi aku tahu bila aku mendekatimu, aku takut akan hatinya, hatimu, dan juga hatiku kan tergores lagi...
kini sementara ku batasi pertemuan, pertengkaran, perbincangan, denganmu...
dan hanya bisa mengingat masa tertawa, tersakiti, karnamu
kenangan saat kita saling membuat kesal dan saat kita saling membangun kekuatan...
walau jujur aku tak inginkan perpisahan..
sebentar saja sampai rasa ini hilang... meski aku tak tahu kapan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar